Sabtu, 20 Oktober 2012

Pelatihan dan Pengembangan (Training and Development))

Pelatihan dan pengembangan adalah usaha yang terencana dari organisasi untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan pegawai.

- Pelatihan lebih ditekankan pada peningkatan kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang spesifik pada saat ini.
 
- Pengembangan lebih ditekankan pada peningkatan pengetahuan untuk melakukan pekerjaan di masa yang akan datang.

Perbandingan Pelatihan dan Pengembangan


Tujuan Pengembangan dan Pelatihan ---> memperbaiki efektifitas kerja untuk mencapai
hasil‐hasil kerja yang telah ditetapkan

Proses Pengembangan dan Pelatihan 
  • Needs Analysis ---> Mengidentifikasi keterampilan kinerja pekerjaan yang dibutuhkan, menilai calon trainee keterampilan, dan mengembangkan tujuan.
  • Instructional Design ---> Menghasilkan isi program pelatihan, termasuk buku kerja, latihan, dan kegiatan
  • Validation ---> Menyajikan (mencoba) pelatihan kepada khalayak perwakilan kecil.
  • Implement the Program ---> Pelatihan kelompok karyawan yang ditargetkan.
  • Evaluation ---> Menilai keberhasilan program atau kegagalan.
Pelatihan (Training) ---> Proses mengajar keterampilan dasar karyawan baru untuk melakukan pekerjaan mereka

Menganalisa Kebutuhan Pelatihan :
  • Analisa Tugas (Task Analysis) ---> studi terinci terhadap sebuah pekerjaan untuk mengidentikasi skill yang dipunyai, khususnya untuk karyawan baru.
  • Analisa kinerja (Performance Analysis) ---> Memverifikasi bahwa ada kekurangan kinerja
    dan menentukan apakah kekurangan yang harus dikoreksi melalui pelatihan atau melalui beberapa cara lain (seperti mentransfer karyawan)
Metode Pelatihan (Training Methods)

On the Job Training ---> Memberikan pelajaran mengenai pekerjaan melalui pekerjaan yang sebenarnya.
  • Metode
    • Pelatihan
    • Rotasi
    • Tugas khusus
  • Keuntungan
    • Murah
    • Adanya umpan balik segera
  • Magang --->Mengkombinasikan OJT dan instruksi kelas.
  • Belajar secara informal ---> Belajar dari kegiatan yang dilakukan sehari‐hari.
  • Job instruction training (JIT) ---> Memberikan daftar pekerjaan, kunci dalam melakukan kerja, dan langkah‐langkah kerjanya
Macam2 On the Job Training :
  • Job Rotation
  • Coaching
  • Action Learniing
  • JIT (Job Instructional Training)
     

Sebelum dilatih, karyawan harus mengikuti orientasi, orientasi dilakukan setelah karyawan diterima di perusahaan.
Orientasi karyawan adalah prosedur yang membrikan karyawan informasi dasar tentang lingkungan perusahaan

Konten dari orientasi adalah :
  • Informasi keuntungan menjadi pegawai
  • Kebijakan personal
  •  Rutinitas keseharian
  • Organisasi perusahaan dan operasional
  • Tindakan keamanan dan peraturan
  • Tur fasilitas
Kesuksesan Orientasi  seharusnya dilakukan dengan 4 hal dibawah ini :
  • Buat calon karyawan merasa diterima dan santai
  • Bantu mereka memahami organisasi dalam arti luas
  • Menjelaskan kepada mereka apa yang diharapkan dalam pekerjaan dan perilaku
  • Bantu mereka memulai proses bersosialisasi terhadap tindakan visi perusahaan dan dalam mengerjakan sesuatu
 Off the Job Training
  • Program‐program pengembangan eksekutif di universitas‐universitas atau lembaga‐lembaga pendidikan lainnya, dimana para manajer berpartisipasi dalam program‐program yang dibuka untuk umum melalui penggunaan analisa kasus, simulasi dan metodametoda lainnya.
  • Latihan laboratorium, di mana seseorang belajar lebih sensitif (peka) terhadap orang lain, lingkungan.
  • Pengembangan organisasi, yang menekankan perubahan, pertumbuhan, dan pengembangan keseluruhan organisasi.
Macam2 Off the Job Training :
  •  Case Study method
  • Management game
  • Outside seminars
  • Role playing
  • Behavior modelling
  • Corporate Universities
  • In House Development Centers
  • Executive Coaches

Management Development --- > Setiap usaha untuk meningkatkan kinerja manaejemen pada saat ini atau di masa depan dengan memberikan pengetahuan, mengubah sikap, atau meningkatkan keterampilan.

 

0 komentar:

Posting Komentar